efek

Minggu, 16 Juni 2013

Tulisan 1


PENJUAL ES TEBU


·        Sejarah Es Tebu

 

 Tebu adalah jenis tanaman yang sangat kita kenal karena sebagai bahan baku utama dalam membuat gula. Tanaman ini bisa tumbuh dengan subur didaerah yang beriklim tropis seperti negeri kita yang tercinta ini, dan banyak dibudidayakan di Jawa dan Sumatra. Dalam memanfaatkan tanaman tebu yang paling utama adalah pada bagian batangnya yang digunakan untuk membuat gula tersebut, selain itu daun tebu yang telah dikeringkan juga bisa dimanfaatkan untuk bahan bakar untuk memasak supaya lebih hemat. Selain dijadikan sebagai gula, air perasan batang tebu sekarang juga bisa dijadikan sebagai minuman pelepas dahaga yang rasanya sangat segar alami dan banyak orang yang mengenalnya sebagai Es Tebu. 
          Selain itu mungkin bisa dibilang jika es Tebu sekarang menjadi salah satu trend minuman tradisional masa kini yang banyak disukai oleh masyarakat, karena untuk sekarang dibeberapa daerah banyak ditemukan para pedagang es tebu. Tebu juga memiliki khasiat sebagai obat. Khasiat dari Tebu murni ini diantaranya digunakan untuk dikomsumsi langsung dengan cara dibuat jus, dibuat menjadi tetes rum dan dibuat menjadi ethanol yang nantinya digunakan sebagai bahan bakar. Limbah hasil produksi dari tebu bisa dimanfaatkan menjadi listrik. Ekstrak sari tebu murni yang ditambah jeruk nipis dan garam biasa di komsumsi di India. Hal tersebut dimaksudkan untuk memberika kekuatan gigi dan gusi. Air tebu murni dapat dimanfaatkan sebagai penyembuh sakit tenggorokan dan mencegak sakit Flu. Air tebu murni ini bisa dimanfaatkan oleh penderita diabetes dimanfaatkan sebagai pemanis karena kadar gula yang rendah. Karena tebu bersifat alkali sehingga dapat membantu melawan kanker payudara dan prostat.
 Latar Belakang Wirausaha “Bpk. Iwan”


 


   Bpk Iwan merupakan seorang wirausahawan yang bisa dikatakan baru menjajaki usahanya atau belum termasuk sukses. Beliau mulai menjadi penjual es tebu sekitar tahun 2012 dimana sebelumnya beliau sempat bekerja di salah satu perusahaan yaitu PT Indonesia Stanley Electric tahun 2007-2009. Pada tahun 2009, beliau pun berhenti dari pekerjaanya. Beliau pun mengisi kekosongannya dengan bekerja serabutan. 


Dan pada akhirnya, beliau memiliki modal usaha dan terciptalah keinginan untuk menjadi seorang wirausahawan. Usaha yang ingin beliau tekuni adalah membuat es tebu dimana inspirasi usaha tersebut diperoleh dari temannya yang merupakan penjual es tebu dan beliau pun mencoba untuk belajar membuat es tebu tersebut bersama teman seprofesi/ seniornya.
          Beliau mengeluarkan modal awal sekitar Rp 25 juta (1 paket) untuk menjalankan usahanya tersebut. Dimana alat serta bahan yang dibutuhkan oleh beliau pada saat itu seperti motor, cup, tebu, 2 mesin penggiling tebu, armada, es batu, sedotan, dll.
          Untuk pembuatan es tebu menggunakan mesin penggiling sangat mudah seperti:
1.     Potong batang tebu dengan ukuran 1 meter kemudian kupas kulit luarnya dan bersihkan.
2.     Giling tebu-tebu tersebut dengan alat penggiling untuk diambil airnya. Jika tidak memiliki alat penggiling bisa dipukul-pukul dengan muntu atau palu hingga agak pipih(namun jangan terlalu keras), kemudian peraslah airnya
3.     Saringlah sari tebu yang sudah didapat tersebut.
4.  Jika sudah campurkan dengan air dan sirup kemudian diaduk hingga merata.
5.     Sajikan dengan es batu agar lebih segar.




Beliau hanya berkerja seorang diri dalam menjalankan usahanya tersebut. Usaha beliau itu sendiri pun baru berjalan 1 tahun sehingga belum bisa memperkerjakan orang lain di dalam usahanya tersebut atau membuka toko/cabang sekalipun. Beliau membeli batang tebu di daerah
cakung dan pasar rebo dengan harga Rp 3.000/kg sehingga beliau menjual es tebunya dengan harga Rp 5.000/cup.

Dalam melakukan penjualan es tebunya, beliau mencari tempat usaha yang terdapat keramaian seperti di depan kampus Universitas Gunadarma, perempatan jalan, pasar, depan terminal atau bahkan sekolahan. Beliau pun berkeinginan untuk mengembangkan usahanya dengan cara membeli atau menambah 1 unit lagi untuk usahanya tersebut.
          Selama usahanya berdiri, beliau sudah memperoleh laba per harinya sekitar Rp 300.000 sedangkan laba per bulannya Rp 9.000.000. Namun usaha ini juga memiliki resiko seperti pada saat musim hujan dimana beliau memperoleh omzet yang akan menurun drastis sedangkan keuntungan bahan baku dari usaha es tebu yaitu tidak akan basi selama tebu tersebut belum digilingnya. Hal ini dilakukan beliau untuk menghindari kerugian yang lebih besar dibandingkan usaha es lainnya.
Nama Kelompok:
1.DEVYANA SETYA PRATIWI
2.FEBRINA GINTING 
3.MELGA
4.SAFFANA FARASNIA
5.TIKA AGUSTIN.M


Minggu, 19 Mei 2013

Tugas 3


Perencanaan Usaha Baru


PENGERTIAN PERENCANAAN
        Perencanaan adalah proses penetapan tujuan dan cara – cara atau tindakan yang tepat untuk mencapai tujuan.
UNSUR – UNSUR PERENCANAAN
Ø Rencana pemasaran
Ø Rencana produksi
Ø Rencana keuangan
Ø Rencana SDM dan organisasi
Ø Analisa resiko dan hasil
Ø Batasan waktu
ALASAN UTAMA DIPERLUKAN PERENCANAAN
          Perencanaan sangat dibutuhkan dan diperlukan karena merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen, tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tak akan dapat berjalan.
MANFAAT PERENCANAAN
a.     Dapat mendekati asumsi kebenaran
b.     Membandingkan hasil dengan rencana
c.      Alat komunikasi untuk meyakinkan pihak lain
d.     Wirausaha dapat berfikir kritis dan objektif
e.      membuat tujuan lebih terperinci dan mudah dipahami
f.      membantu penempatan tanggungjawab lebih cepat
g.    Memudahkan dalam melakukan koordinasi diantara berbagai bagian organisasi

TIPE DAN KLASIFIKASI PERENCANAAN:
·     Perencanaan dan rencana dapat diklasifikasikan dalam beberapa cara berbeda
·     Cara pengklasifikasian perencanaan akan menentukkan isirencana dan bagaimana rencana itu dilakukan
·     Meskipun proses dasar adalah sama bagi setiap pemimpin manajer, dalam praktek perencanaan dapat mengambil berbagai bentuk

Penempatan SDM dalam Organisasi Kewirausahaan

SUMBER – SUMBER TENAGA KERJA
          Ada dua sumber perolehan tenaga kerja yaitu sumber intern dan sumber ekstern.
1.     SUMBER INTERN
·        Penataran (Upgrading)
·        Pemindahan (transferring) yaitu
·        Pengangkatan (promoting)
2.    SUMBER EKSTERN
Sumber ekstern penwaran tenaga kerja dapat diperoleh antara lain dari lamaran pribadi yang masuk, organisasi karyawan, kantor penempatan tenaga kerja, sekolah-sekolah, para pesaing, imigrasi dan migrasi.


TAHAPAN PROSES SELEKSI
ü  Tahap penyaringan pendahuluan dari rekaman atau berkas-berkas
ü  Wawancara pendahuluan
ü  Tes kecerdasan
ü  Tes bakat
ü  Tes kepribadian
ü  Rujukan prestasi
ü  Wawancara dianostik
ü  Pemeriksaan kesehatan
ü  Penilaian pribadi
Dua alat yang sering digunakan untuk membantu proses seleksi adalah
1. Ujian (testing), Dibagi menjadi empat kategori :
§  tes bakat (aptitude test),
§  tes pencapaian (achievement test),
§  tes minat vokasional (vocational interest test),
§  tes kepribadian (personality test),

2.   Pusat Penilaian (assesment Center) suatu program, dan bukannya tempat, dimana peserta tergabung dalam sejumlah individu dan kelompok latihan yang dibentuk untuk menstimulasi aktivitas-aktivitas penting pada tingkat dimana peserta berharap untuk bisa mencapai suatu tingkatan tertentu.

LATIHAN DAN PENGEMBANGAN SECARA TEHNIK


Pelatihan (Training)
          proses pengembangan kualitas sumber daya manusia yang pada akhirnya akan membuat sumber daya tersebut menjadi lebih produktif dan, karenanya bisa menyumbang bagi pencapaian tujuan organisasional.

TEHNIK PENGEMBANGAN KETERAMPILAN
Teknik pengembangan keterampilan dalam program pelatihan bisa dibagi menjadi dua kategori luas :
v Teknik dalam jabatan untuk mengembangkan keterampilan (on the job teckniques for develoving skill)

v Teknik ruang kelas untuk mengembangkan keterampilan (classroom techniques for develoving skill).


SUMBER:
  1. http://kusniyah-niia.blogspot.com/2012/05/perencanaan-bisnis-kewirausahaan.html
  2. http://www.slideshare.net/KenKanaidi/perencanaan-dan-penetapan-tujuan